Menikmati Nikmatnya Nasi Ayam Bu Sami yang Legend dan Stay di Hotel Louis Kienne yang Nyaman, Cerita tentang Perjalanan Semarang

Naso Ayam Bu Sami
Halo Sam.. Kali ini sedikit cerita tentang perjalanan kuliner ayas ke Semarang. Ayas nginep di hotel Louis Kienne Pandanaran, berada di pusat kota dan dekat dengan Tugu muda memberikan akses yang luar biasa praktis ke berbagai destinasi kuliner ayas selama di Semarang. 
Suasana kamar di Louis Kienne
View yang indah
Dengan harga hotel per malam Rp 521.000 via Traveloka, dan dapat diskon hingga akhirnya kena di angka Rp 470.000 menurut ayas best deal banget. Pertama kamar yang ayas dapat cukup luas dengan view Kota Semarang, Tugu Muda, dan pesisir laut Semarang dari kejauhan, awesome..!

Infinity Pool di lantai atas hotel
Kedua umak juga dapat fasilitas kolam renang dengan konsep infinity pool, kolam renang yang tepiannya dirancang seolah menghilang dan menimbulkan kesan memanjang sampai tak terhingga plus view yang awesome tadi membuat umak jadi auto selebgram kalau foto di sini sam hehe.
Senja yang indah di Jalan Pandanaran Semarang
Ketiga parkir kendaraan juga cukup luas, sehingga ayas ga kesusahan nyari area parkir. Nah itu tadi yang membuat ayas merekomendasikan hotel ini buat umak yang punya bujet kisaran di 500k per malam untuk menikmati kota Semarang. 
Nah lanjut ke salah satu perjalanan kuliner ayas selama di Semarang. Selama di Semarang, kendaraan ayas full parkir di hotel dan ayas kemana-mana naik taksi online bersama keluarga. Dan dilalah saat dalam perjalanan ke Mall Paragon ayas dapat bapak-bapak Driver taksi online yang suka kulineran, dan cerita soal Nasi Ayam Bu Sami di Pojokan Matahari Simpang Lima Semarang. Dia merekomendasikan banget kuliner ini, wohooo info dari local guide gini yang priceless menurut ayas sam.
Nasi ayam Bu Sami baru buka sudah diserbu pembeli
Akhirnya ayas putuskan malam pertama di semarang buat mampir ke Warung Bu Sami ini Sam. Dateng terlalu cepat di jam 10 malem, ayas masih harus menunggu hingga jam 11 sesuai jam bukanya. Loh malem banget, yup karena Bu Sami ini bukanya jam 11 malem hingga jam 6 pagi aja di area Pojok Matahari.
Buka dari jam 11 malam sampe jam 6 pagi
Sedari awal sudah promising banget liatnya, jam 11 baru buka, pembelinya sudah antri bejubel sembari menunjukkan muka lapar penuh antusiasme, termasuk ayas..😁
Dikelilingi oleh perlaukan duniawi
Perlaukan yang rawan bikin kalap
Ibu penjualnya duduk dikelilingi, nasi, sayur, dan aneka lauk yang menggoda. Dari ayam, uritan, sate brutu, tusukan jeroan, dll. Ayas di dalam hati komat kamit berusaha ga kalap tetap aja seperti biasa susah menahan godaan, akhirnya pesan nasi ayam dengan lauk paha ayam dan tusukan uritan.
Nasi gurih dan telur pindang yang jadi koentji
Tusukan uritan (telur muda) dan brutu yang menggoda
Masuk ke tampilan dan rasa, secara bentukan nasi ayam Bu Sami ini Nasi liwet yang minus siraman areh, selain itu ya plekk, identik. Dari nasih gurih, suwiran ayam, sayur labu siam, pindang telur plus disini ada tambahan krecek.
Nasi ayam plus siraman sambal dan cabe 
Secara rasa cita rasanya manis dan gurih, untungnya bisa nambah sambal dan cabe. Rasanya jadi makin nendang. Tambahan lauk ayam bagian pahanya juga gurih, empuk, dan sedikit kenyal. Untuk tusukan uritannya juga mantab. Cuma porsinya aja yang menurut ayas kurang banyak hehe. 

Pricingnya juga masih normal untuk ukuran warung yang punya nama ayas makan berempat habis 80k, perkiraan ayas kalau nasi ayamnya aja tanpa lauk sekitar 10k. Kalaupun pas nyoba sendiri koq jatuhe kena mahal itu berarti umak lebih kalap lagi daripada ayas saat milih lauknya.
Overall buat umak yang pengen kulineran malam di Simpang Lima Semarang, Nasi ayam Bu Sami ini bisa jadi pilihan kuliner enak buat dicoba Sam..😁😁 



🍜 Nasi Ayam (10.000) 
🏡 Warung Nasi Ayam Bu Sami Pojok Matahari Simpang Lima Semarang 
🌟 8.5/10 (versi ayas sam)

Comments