Soto Ndeso Bu Wartinah, Soto Lezat dengan Rasa Ga Ndeso


Halo Sam.. Saat orang berkata Ndeso biasanya identik dengan sesuatu yang negatif, entah cenderung kampung, katrok atau apalah itu sebutannya. Karena stigma itu, sangat jarang orang memakai nama dengan penggunaan kata ndeso. Beda banget nih dengan Soto Ndeso Bu Wartinah yang ada di Kelurahan Rejosari RT 09 RW 02 Kec. Sawahan Kab. Madiun ini. Nama Ndeso disini menjadi trademark yang positif, menjadi gambaran soto yang memang ndeso karena masuk-masuk ke dalam kampung di pinggiran Kab. Madiun, tetapi di satu sisi mempunyai rasa yang lezat.

Perjalanan ke Soto Ndeso ini walau pelosok tapi ga begitu jauh, cukup 15-20 menit dari pusat Kota Madiun. Cuma ketika masuk Desa Rejosari harus sedikit siap dengan jalanan yang berlubang. Ketika sampe tempat, jangan kaget walau warungnya sederhana tapi parkir mobil dan motornya luas banget. Karena saat jam rame di malam hari mobil dan motor berjubel parkir disini. Ayas sendiri jam 5an sampe sini, dengan harapan masih sepi dan lauk uritannya masih lengkap (terakhir kesini dah ga kebagian uritan).


Bu Wartinah nyiapkan sotonya
Setelah sampe langsung deh pesen soto dan tanya uritan, syukurlah ayas masihebagian. Akhirnya pesanan datang, 2 porsi soto ayam kampung, oh ya disini kalau makan bakal disajikan dengan sepiring tusukan dagung ayam kampung jadi sewaktu-waktu nambah bisa langsung comot.
Bapake menyiapkan tusukan daging ayam untuk disajikan

Okeh dimulai dengan sotonya sam, sotonya disajikan dalam piring bukan mangkok, dengan bentukan soto yang bening dengan irisan daging ayam kampung. Kalau ada yang bilang ini mirip soto di kondangan jaman baheulah, yup umak ga salah, tapi minus bihun dan potongan kentang goreng. Beralih ke rasanya, rasa kuah yang segar dan ringan, ga terlalu berat di bumbu. Porsinya pun ga terlalu banyak, jadi buat ayas 2 porsi terasa pas di perut.
Soto Ndeso ayam kampung

Kemudian ditambah tusukan daging ayam kampung yang juga ada campuran kulit dan jerohan, dimakan langsung tanpa soto juga ini enak sam, rasa kenyal dan gurih merasuk ke lidah saat makan daging ayam kampung, apalagi kalau dapat jeroan dan kulit ayamnya.
Tusukan sate yang gurih
Lanjut ke lauk yang bikin ayas mruput datang ke soto ndeso ini, uritannya sam. Oh ya uritan itu adalah sebutan telur muda di Madiun dan sekitarnya. Dalam satu tusuk ada 6 telur muda yang rasanya itu berbeda banget dengan telur yang sudah jadi. Jadi semacam kuning telur dengan tekstur lebih padat, dan gurihnya sam..beuhhh juaraa.
Uritan yang selalu habis duluan
Oh ya ayas sendiri kalap dengan habis 2 piring soto, 2 es jeruk, 6 biji kerupuk 4 tusuk daging ayam kampung dan 2 tusuk uritan (oh ya emang berkolesterol tinggi uritan jadi 'don't try this too much at home' 😁). Dan kesemua itu cukup ditebus dengan Rp 48 ribu, cukup murah menurut ayas untuk ukuran soto daging ayam kampung dan soto yang udah punya nama di madiun.
Full team menu
 Overall Soto Ndeso Bu Wartinah ini ayas rekomendasikan buat umak yang ingin makan enak, murah, atau juga lagi pengen ngajak sanak saudara dari luar kota untuk nyobain kuliner Madiun.

Comments

Popular Posts